Senin, 28 Juli 2025 – Perpustakaan SMA Fastabiqul Khairat menyelenggarakan diklat sehari bertema Peningkatan Kompetensi Pustakawan Sekolah Menuju Literasi Digital. Kegiatan ini diikuti oleh pustakawan Yayasan Fastabiqul Khairat Samarinda.
Senin, 28 Juli 2025 – Perpustakaan SMA Fastabiqul Khairat menyelenggarakan diklat sehari bertema Peningkatan Kompetensi Pustakawan Sekolah Menuju Literasi Digital. Kegiatan ini diikuti oleh pustakawan Yayasan Fastabiqul Khairat Samarinda.
Jumat, 14 Februari 2025 – Salah satu siswa SMA Fastabiqul Khairat memanfaatkan fasilitas PC perpustakaan sebagai sarana belajar mandiri dalam persiapan menghadapi ujian masuk dan beasiswa di salah satu universitas terkemuka di Turki. Dengan akses internet dan berbagai sumber belajar digital yang tersedia, perpustakaan kembali membuktikan perannya sebagai pusat akademik yang mendukung pengembangan diri siswa.
Siswa tersebut menggunakan PC perpustakaan untuk mengakses materi ujian, mengikuti simulasi soal, serta mencari informasi terkait persyaratan dan strategi mendapatkan beasiswa. Selain itu, perpustakaan juga menyediakan buku referensi dan suasana yang kondusif, sehingga proses belajar menjadi lebih fokus dan efektif.
Pemanfaatan PC perpustakaan ini mencerminkan pentingnya literasi digital dalam dunia pendidikan modern. Dengan fasilitas yang ada, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang eksplorasi ilmu dan persiapan masa depan. Diharapkan semakin banyak siswa yang menggunakan fasilitas ini untuk mengembangkan potensi mereka dan meraih kesempatan belajar ke jenjang yang lebih tinggi.
Kamis, 12 Desember 2024 – Perpustakaan SMA Fastabiqul Khairat semakin berbenah dengan pengadaan fasilitas layanan mandiri. Pada 12 Desember pukul 11 siang, Pak Fajar, staf IT sekolah, melakukan pengaturan peralatan komputer dan sistem pendukung di perpustakaan.
Pengaturan ini meliputi instalasi perangkat komputer untuk pencarian katalog digital, pengelolaan peminjaman buku, hingga pengembalian secara mandiri. Sistem baru ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan perpustakaan. “Dengan sistem ini, siswa dapat lebih mandiri dalam mencari buku dan melakukan transaksi, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan tertib,” jelas Pak Fajar.
Selama proses instalasi, beberapa guru dan siswa juga turut menyaksikan dan belajar bagaimana menggunakan sistem tersebut. Diharapkan kehadiran teknologi ini mampu meningkatkan minat siswa dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar.