Agustus 2026 — Perpustakaan SMA Fastabiqul Khairat kembali mencatatkan karya literasi siswa melalui terbitnya antologi puisi berjudul Yang Tinggal Sebelum Hilang. Buku ini merupakan kumpulan puisi karya siswa kelas XII SMA Fastabiqul Khairat Angkatan 5, Extufigen.
Yang Tinggal Sebelum Hilang lahir dari berbagai hal yang pernah hadir dalam kehidupan. Sebagian menjadi ingatan, sebagian tumbuh menjadi pertanyaan, sementara sebagian lainnya perlahan hilang seiring berjalannya waktu. Melalui puisi, para siswa menuangkan hal-hal yang mungkin tidak selalu menemukan tempat dalam percakapan.
Antologi ini menghimpun puisi tentang pertemuan dan perpisahan, kehilangan dan harapan, waktu, kerinduan, serta ruang-ruang yang diam-diam menjadi saksi berbagai pengalaman. Setiap puisi menjadi cara bagi penulisnya untuk menyimpan sesuatu yang pernah hadir, baik dalam ingatan, perasaan, maupun kata-kata.
Lebih dari sekadar kumpulan tulisan, buku ini menjadi dokumentasi perjalanan kreatif siswa kelas XII Angkatan 5. Kehadiran Yang Tinggal Sebelum Hilang juga menunjukkan bahwa perpustakaan dapat menjadi bagian dari proses lahirnya karya, bukan hanya sebagai tempat membaca dan menemukan buku.
Melalui penerbitan antologi ini, budaya literasi di SMA Fastabiqul Khairat terus dikembangkan dengan memberikan ruang bagi siswa untuk membaca, menulis, berkarya, dan meninggalkan jejak pemikiran mereka dalam bentuk karya yang dapat dibaca kembali oleh orang lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar